Thursday, June 9, 2016

NEUROTIC #INDOARTPOP PLAYLIST


Hi Geng, 

"Neurotic #INDOARTPOP Playlist" adalah playlist lagu-lagu Indonesia versi Neurotic, yang kemudian diinterpretasikan, di-arrange, dibawakan dan direkam secara live oleh Neurotic di Weird Mansion

Kenapa Neurotic membawakan lagu-lagu dari performer lain?

Bisa dibilang ide dasar yang membuat gue melakukan hal ini adalah "capturing the moment". Gue ingin suatu saat nanti kalau "Neurotic #INDOARTPOP Playlist" ditonton kembali, yang menonton bisa ingat momen-momen di sekitar tahun 2015 sampai tahun 2016 di mana lagu-lagu dan performer-performer ini sedang hits sekali di Indonesia. Selain itu gue juga ingin mengubah persepsi kalau membawakan lagu cover version itu harus lagu dari band luar negeri atau kalau dari dalam negeri lagunya harus yang sudah hits atau legendaris sekali. Bisa dibilang untuk "Neurotic #INDOARTPOP Playlist", Neurotic membawakan karya-karya dari para performer yang bisa dibilang adalah teman-teman dari Neurotic. Jadi mungkin hal ini bisa menjadi inspirasi untuk teman-teman sesama musisi bahwa untuk mengapresiasi dan saling support sesama teman-teman musisi juga bisa dilakukan dengan cara membawakan lagu-lagu dari teman-teman sesama musisi yang lainnya.

Berikut adalah lagu-lagu yang dibawakan Neurotic di "Neurotic #INDOARTPOP Playlist" tersebut:



Spesial di postingan blog ini gue akan menjelaskan secara detail proses pengerjaan aransemen pada lagu-lagu Indonesia yang ada di dalam "Neurotic #INDOARTPOP Playlist".

1. "Oh Well" (Elephant Kind)



Lagu ini adalah lagu yang paling pertama dikerjakan aransemennya untuk "Neurotic #INDOARTPOP Playlist". Gue bersama Ankadiov mengerjakan aransemen "Oh Well" di studio Weird Mansion dan memulainya dengan memilih dan menentukan terlebih dahulu beberapa part dari aransemen asli "Oh Well" versi Elephant Kind untuk dipertahankan di aransemen "Oh Well" versi "Neurotic #INDOARTPOP Playlist". Akhirnya kita putuskan ada 2 part yang akan tetap dipertahankan, yaitu beat drums yang akhirnya menjadi hook di setiap awal bagan lagu dan strumming gitar yang akhirnya selalu menjadi penutup bagan lagu. Strumming gitar dari versi asli ini kemudian kita lengkapi dengan aransemen gitar untuk 3 gitaris, karena spesial untuk lagu ini, gue sudah berencana untuk syuting dengan format 3 gitaris. Kemudian gue terpikir untuk mencari struktur progresi kord dengan harmoni yang simple, namun bisa di-loop sepanjang lagu dan memiliki bunyi yang terdengar manis, tetapi bisa terdengar berbeda dengan harmoni progresi kord dari aransemen versi aslinya. Akhirnya semua ide tersebut direkam dan part selanjutnya adalah membuat bassline yang menarik. Gue terinspirasi untuk mengadaptasi bassline dari lagu Bombay Bicycle Club yang berjudul "Lights Out Words Gone" di lagu ini. Setelah itu Ankadiov mengerjakan part aransemen terakhir yaitu part breakdown di tengah lagu, di mana Ankadiov mempunyai ide supaya di bagian ini tiba-tiba suasananya menjadi sepi, minimalis, dan hanya diisi oleh suara organ yang mengiringi vokal gue.

2. "Keep Being You" (Isyana Sarasvati)



Lagu ini adalah lagu kedua yang dikerjakan aransemennya untuk "Neurotic #INDOARTPOP Playlist". Gue bersama Ankadiov mengerjakan aransemen "Keep Being You" dengan ide dasar membuat aransemen yang funky, groovy, terdengar masa kini, dan juga membuat lagu "Keep Being You" bisa terdengar cocok untuk dinyanyikan oleh laki-laki walaupun liriknya sebetulnya mempunyai sudut pandang dinyanyikan oleh wanita untuk pria. Gue dan Ankadiov memulai proses aransemen dengan membuat bagan intro. Beat dan pattern dari synth yang dibuat Ankadiov pada bagan intro memancing gue untuk mengaransemen keseluruhan lagu dengan mood yang sama, maka gue melanjutkan aransemen dengan membuat bagan bassline, pattern gitar, dan drum akustik. Begitu bagan ritem lagu betul-betul sudah jadi, gue dan Ankadiov secara natural langsung bisa melanjutkan aransemen hingga rampung tanpa masalah yang berarti, dan kita berdua secara bergantian merekam aransemen seluruh instrumen dan juga part-part backing vocal.

3. Mati Muda (Kelompok Penerbang Roket)



Untuk lagu "Mati Muda" dari Kelompok Penerbang Roket, gue tidak melakukan aransemen ulang atau interpretasi yang berbeda. Karena gue sudah suka banget dengan aransemen asli dari lagu "Mati Muda", gue betul-betul menyamakan bagan aransemen dari versi asli lagu ini. Yang berbeda adalah gue menambahkan part synthesizer menggunakan Korg MS20 Mini di bagan yang seharusnya adalah bagan solo gitar. Sound synthesizer-nya pun gue sesuaikan dengan maksud seolah-olah sound tersebut adalah suara peluncuran "Roket" dari "Kelompok Penerbang Roket", hahaha.

4. "Bila Aku Jatuh Cinta" (Nidji)


Lagu ini sebetulnya tidak direncanakan untuk dibawakan. Namun karena di tengah pengerjaan syuting untuk video-video "Neurotic #INDOARTPOP Playlist" Neurotic mendapatkan jadwal manggung di ulang tahun Nidji dan juga diminta membawakan salah satu lagu Nidji, maka lagu ini akhirnya dipilih dan kita masukan juga ke dalam "Neurotic #INDOARTPOP Playlist". Kebetulan gue sudah berteman dengan Nidji semenjak mereka terbentuk di tahun 2002 dan lagu ini setahu gue adalah satu-satunya lagu dari demo-demo awal mereka yang sukses bertahan dari berbagai macam seleksi dan akhirnya bisa masuk di album perdana Nidji. Sehingga gue personally mengetahui belasan versi aransemen dari lagu ini sebelum akhirnya dirilis menjadi salah satu single di album pertama Nidji. Sehingga yang gue lakukan pada "Bila Aku Jatuh Cinta" versi "Neurotic #INDOARTPOP Playlist" adalah masuk studio dan mengaransemen ulang lagu ini dengan berimajinasi kalau seolah-olah "Bila Aku Jatuh Cinta" itu bukan lagu ciptaan Giring untuk Nidji, namun seolah-olah lagu ini adalah lagu ballad ciptaan gue untuk Neurotic.

5. "Bahas Bahasa" (Barasuara)


Lagu ini gue kerjakan aransemennya dengan ide dasar gue akan menciptakan alternate version dari seluruh hal yang ada di aransemen aslinya. Part drum asli yang sebetulnya cukup organik, gue ganti menjadi electronic drums, part gitar gue ganti menjadi part synthesizer, part coda yang aslinya sepi dengan vocal Ichyl dan gitar delay, gue ganti menjadi part yang megah dengan bungkusan tebal sound synthesizer. Akhirnya pada saat aransemen selesai, gue merasa bagan-bagannya terlalu "penuh" dan terdengar "menggumpal". Maka Ankadiov datang ke studio dan mengerjakan bagian selanjutnya yaitu membuang part-part yang dia anggap sebetulnya tidak perlu ada di "Bahas Bahasa" versi "Neurotic #INDOARTPOP Playlist". Mengerjakan "Bahas Bahasa" membuat gue dan teman-teman yang terlibat pada saat mengerjakannya berkesimpulan kalau sebuah lagu memang bagus, mau diaransemen seperti apa pun kemungkinan besar hasilnya bisa tetap terdengar bagus.

6. "Terlalu Lama Sendiri" (Kunto Aji)


Lagu ini gue aransemen dan interpretasi ulang dengan imajinasi kalau lagu ini bukan lagu Kunto Aji, tetapi lagu dari grup elektronik yang bernuansa dark dan gloomy. Pada saat membuat aransemen hue juga sudah terpikir untuk membuat video live performance-nya bukan dengan format full band, namun hanya dengan format keyboard dan synth. Akhirnya secara natural terciptalah aransemen "Terlalu Lama Sendiri" versi "Neurotic #INDOARTPOP Playlist".

Kemudian setelah aransemen-aransemen ini selesai dikerjakan, proses syuting untuk live performance dilakukan secara bertahap di Weird Mansion.

Berikut adalah pihak-pihak yang terlibat di proses pengerjaan "Neurotic #INDOARTPOP Playlist".

Neurotic:
Jones - Vocal / Guitar / Synth
Adityar Andra - Guitar / Synth / Vocal
Yosaviano Santoso - Bass / Synth Bass / Guitar / Vocal
Bounty Ramdhan - Drums

All tracks produced by Jones,
except Oh Well, Keep Being You, and Bahas Bahasa produced by Jones & Ankadiov.

All tracks recorded by Yosaviano assisted by Firzi O, Raden Maulana, and Antonius Alexander.
All tracks recorded at Weird Mansion.
All tracks mixed and mastered by Yosaviano Santoso and Firzi O at Studio Masak Suara.

Videos recorded by Harya Sekar Giwangkara, Alexis Calvin, and Gallan Andhika.
Videos edited by Adityar Andra & Harya Sekar Giwangkara.

#letsgetweird #indoartpop

2 comments:

  1. great man!! udah nonton semua dan menurut gw semua lagunya bisa jadi warna Neurotic. nice Jones wolfgangs!

    ReplyDelete