Thursday, May 21, 2015

WRITER'S BLOCK

"Writer's block is a condition, primarily associated with writing, in which an author loses the ability to produce new work or experiences a creative slowdown."



Hi Geng

Kalian pernah nggak mengalami "writer's block"? Kondisi di mana tiba-tiba lo mengalami kebuntuan dalam berkarya. Tidak bisa menulis lagu, tidak bisa menulis cerita, atau mungkin buat yang masih kuliah tiba-tiba stuck dalam mengerjakan skripsi.Gue belakangan semakin membiasakan diri untuk lebih sering masuk ke studio di Weird Mansion dan memaksakan diri untuk berkarya. Hal ini gue lakukan karena gue pernah membaca bahwa kunci sukses Damon Albarn dari Blur untuk terus produktif berkarya hingga saat ini adalah selalu menulis lagu setiap hari bagaikan pekerja kantoran bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore setiap hari. 


Dalam kurun waktu 5 bulan belakangan, gue bersama salah satu sahabat gue Abenk Alter, selalu mencoba untuk disiplin berkumpul dan menulis lagu bersama at least 1 kali dalam 1 minggu. Gue pernah bilang sama Abenk bahwa cita-cita gue adalah dengan melakukan hal ini, beberapa tahun ke depan kita bisa menghasilkan ratusan bahkan ribuan lagu yang berkualitas, dan mudah-mudahan skill kita dalam menciptakan lagu dan memproduksi musik juga akan semakin terasah.

Namun, semakin hal ini dilakukan, gue semakin tahu di bagian mana kelemahan gue dalam menulis lagu. Ternyata mood dalam kehidupan gue masih sangat mempengaruhi gue dalam membuat nada dan lirik. Gue masih belum bisa menulis sesuatu, yang tidak sedang gue alami, atau belum pernah gue alami, atau tidak pernah terjadi di sekitar gue secara langsung. Misalnya, gue sulit menulis lagu sedih di saat gue sedang tidak sedih dan belum pernah mengalami kesedihan yang ingin digambarkan dalam lagu tersebut, gue sulit menulis lagu tentang kehilangan, di saat gue tidak sedang merasa kehilangan atau di saat gue tidak pernah mengalami perasaan kehilangan yang harus digambarkan dalam lagu tersebut. Tapi bagi gue lebih mudah untuk menulis nada dan lirik tentang suatu hal yang pernah gue alami, sedang gue alami, atau pernah gue lihat dialami teman-teman di sekitar gue.

Gue juga semakin tau kelebihan gue. Kalau membuat aransemen musik, asalkan lagunya sudah jelas, gue tidak pernah mengalami kesulitan yang berarti. Mungkin kendala teknis mengenai music production masih harus banyak gue pelajari, karena gue terhitung terlambat mempelajari digital audio workstation, software-software, plug-ins-plug-ins, dan hal-hal lainnya dalam ranah music production.

Belakangan ini, karena gue sedang dalam keadaan yang sangat bahagia, sudah berkeluarga, dan tidak ada konflik yang berarti dalam hidup gue, gue tidak menemukan inspirasi untuk menciptakan nada dan lirik.

Banyak sih teman-teman yang bilang:

"Bikin dong lagu tentang kebahagiaan lo sekarang, tentang Snow, tentang Tara…"

Album pertama Neurotic "Weird" dan beberapa lagu di upcoming album kedua Neurotic sudah menggunakan sudut pandang perjalanan hidup gue dari tahun 2010 sampai tahun 2013. Lagu Neurotic yang berjudul "Sehabis Gelap Hilang Terbitlah Terang Datang" dan "Berwarna" adalah konklusi dari kisah-kisah tersebut. Dan semenjak tahun 2013 hidup gue sangat tenteram dan damai, sehingga gue belum menemukan kegelisahan, konflik, inspirasi maupun kisah yang menarik untuk menjadi nada dan lirik. Mungkin gue memang sedang mengalami writer's block.

Sehingga hasilnya belakangan di studio yang tercipta adalah ide-ide kasar 8 bar sampai 16 bar yang belum mempunyai nada dan lirik. Tapi gue akan terus mencoba produktif dan terus membuat musik yang baru, karena bagaimana pun lebih baik produktif kan daripada tidak mencoba sama sekali?

#letsgetweird
#indoartpop


No comments:

Post a Comment